Sunday, January 18, 2009


Gaza – Infopalestin: Ismael Haniyeh, PM Palestin mendeklarasikan kemenangan rakyat Palestin dalam perang melawan Israel di Jalur Gaza yang berlangsung selama 22 hari. Ia menyebut ini pertolongan Allah.

Dalam pidatonya di TV petang semalam, Ahad (18/1) ia menegaskan pasukan Israel harus meninggalkan Jalur Gaza secara penuh tanpa syarat apapun, membuka sempadan, membebaskan Jalur Gaza dari sekatan, tidak boleh ada lagi sekatan setelah darah warga Jalur Gaza tumpah oleh kejahatan Israel. Ia menegaskan bahwa Palestin harus bekerja kembali menyempurnakan langkah-langkah yang sudah dimulai. Ia mengisyaratkan bahwa gencatan yang diumumkan oleh Palestin juga sebagai upaya memulai penarikan pasukan Israel dari Jalur Gaza, pembebasan sekatan dan pembukaan sempadan.

Haniyeh yang menegaskan bahwa apa yang terjadi di Jalur Gaza adalah kemenangan rakyat, dunia internasional dan kemanusiaan menyatakan bahwa rakyat Palestin saat ini berada dalam episode sejarah dan kemenangan historis. Kemenangan ini dinilai sebagai pintu luas menuju kemenangan pasti yang paling besar. Yakni kemenangan yang berdasarkan kepada komitmen memperjuangkan hak-hak, prinsip-prinsipnya, membebaskan tanah Palestin, mendirikan negaranya yang merdeka dengan kedaulatan penuh dengan ibukota Al-Quds, membebasakan semua tahanan Palestin di penjara-penjara Israel, kembalinya pengungsi ke kampung halaman mereka.

Ia menambah, bahwa kemenangan ini akan dijadikan sebagai titik tolak mengembalikan kesatuan nasional Palestin dan dialog internal. Agar, kepentingan nasional boleh terwujud. Ia menyeru agar segera mengkondisikan diri untuk menyukseskan dialog.

Pemerintah Haniyeh juga akan terus mengawasi kondisi sempadan, memberikan bantuan rakyat yang mengalami genosida dahyat dari Israel. Apa yang diinginkan oleh Israel berupa kerusuhan keamanan di Jalur Gaza tidak terjadi.

Ismael Haniyeh menegaskan pentingnya pengiriman kumpulan penyiasat antarabangsa untuk melakukan penyelidikan kejahatan Israel terhadap warga Jalur Gaza. Ia meminta agar elit Israel diseret ke Mahkamah Internasional.

Haniya mengatakan bahwa pemerintah Palestin berharapan para syuhada Palestin diberikan tempat yang mulia disisi-Nya, mengambil pelajaran berharga dan memberikan penghormatan kepada Dr. Nazzar Rayyan, dan komandan Mendagri Palestin Syekh Said Shayyam. Semoga mereka semua diberi rakyat, keridelaan, dan kesembuhan segera kepada korban-korban luka.
Haniya menegaskan pihaknya akan segera memberikan bantuan kepada semua keluarga yang ditimpa musibah, rumah dan aset yang dihancurkan Israel, akan diberikan tempat tinggal alternatif secepatnya. Serta akan merehabilisasi kerusakan yang ditimbulkan oleh kejahatan Israel. ia meminta kepada bansga Arab dan Islam serta dunia internasional bertanggungjawab atas semua yang menimpa rakyat Palestin di Jalur Gaza.

Haniya menyampaikan rasa terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada semua upaya, dukungan dana dan dukungan lain kepada rakyat Palestina di seluruh dunia. Karena dukungan itu telah memberikan kekuatan dan ketegaran dalam berjuang melawan Israel.
www.infopalestina.com

No comments: